(TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT) TOD PONDOK CINA - APARTEMEN MURAH DI JAKARTA

TOD Pondok Cina Mulai dibangun, Harga Mulai Rp. 200 Juta.

TOD Pondok Cina – Transit Oriented Development (TOD) Resmi akan dibangun di Stasiun Pondok Cina dengan harga mulai Rp. 200jutaan.

Setelah selesai proses groundbreaking atau yang lebih dikenal dengan proses peletakan batu pertama Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) Stasiun Tanjung Barat pada bulan Agustus lalu,  Akhirnya tibalah giliran Rusunami Stasiun Pondok Cina Depaok yang akan dibangun.

Sesuai informasi yang Drestha Property dapatkan dari Perumnas.co.id, akan ada tiga menteri kabinet kerja yang akan dijadwalkan untuk meresmikan groundbreaking Transit Oriented Development (TOD) kedua ini, TOD Pondok Cina. Menteri yang akan hadir tersebut diantaranya adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bpk. Basuki Hadimuljono; Menteri Perhubungan, Bpk. Budi Karya Sumadi; dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Ibu. Rini Soemarno.  Ketiga Menteri tersebut kabarnya akan dijadwalkan hadir pada pukul 11:00 WIB nanti.

Baca juga: Perumnas akan Membangun Rusunami Berkonsep TOD di 3 Stasiun Baru

Rusunami berkonsep TOD yang berdekatan dengan stasiun Pondok Cina ini, nantinya diharapkan mampu memberikan alternatif hunian yang lebih efisien dan murah kepada masyarakat yang memiliki penghasilan rendah (MBR) serta masyarakat umum lainnya.  Hal ini terbukti cukup diminati oleh masyarakat, lewat pengambilan nomor urut pemesanan (NUP) TOD Tanjung Barat yang laris manis diburu oleh masayarakat.

Kabarnya juga, pembangunan Rusunami di atas Stasiun Pondok Cina tersebut, Perumnas akan mengeluarkan biaya Rp. 1 triliun untuk 2.300 unit yang terbagi dalam enam tower.

TOD Pondok Cina juga direncanakan akan membangun tiga type unit kamar yang akan ditawarkan, yaitu mulai type Studio, satu kamar dan dua kamar.  ketiga type Rusunami TOD Pondok Cina tersebut akan ditawarkan mulai dari harga Rp. 200 juta untuk type studio hingga Rp. 380 juta untuk type dua kamar.  Harga ini tentu saja lebih murah dibanding Rusunami Stasiun Tanjung Barat, dikarenakan harga tanah untuk pembangunan TOD Pondok Cina tersebut lebih murah dibandingkan harga tanah lokasi pembangunan TOD Tanjung Barat.

Adapun porsi peruntukan bagi MBR akan lebih besar daripada kepemilikan MBR TOD Tanjung Barat dimana hanya 25% dari total unit yang ditawarkan kepada Masyarakat berpenghasilan rendah, sedangkan TOD POndok Cina ditawarkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah dengan perbandingan volume hingga 30% dari total unit yang ditawarkan.

Ingin Tahu bagaimana cara mendapatkan Rumah KPR Subsidi? Klik dan Baca Artikelnya Disini.

Meskipun sempat terhambat karena permasalhan perizinan proses pembangunan rusunami di Stasiun Pondok Cina, akhirnya bisa dilanjutkan setelah perumnas bersedia untuk mengikuti persyaratan pembangunan hunian vertikal di Depok.  Dimana ketentuan jalan harus memenuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Depok.  Rencana proses pembangunan TOD Pondok Cina tersebut akan memakan waktu sekitar 2 tahun.  Sehingga dapat ditargetkan Rusunami TOD Pondok Cina sudah rampung pada tahun 2019 nanti.

Sumber Berita: www.perumnas.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*